Aturan Larangan Judi yang Berlaku di Indonesia

Getprintersolution – Judi saat ini menjadi sebuah masalah yang cukup besar di Indonesia. Permainannya yang memberikan banyak dampak buruk tentu mengancam rusaknya moral para generasi penerus bangsa. Potensi kemenangan berjudi yang hanya 0,01 persen hanya akan memberikan kerugian besar bagi para pemainnya.

Judi akan menyebabkan para pemainnya menjadi seorang yang pemalas. Mindset seorang penjudi sudah tertuju pada keuntungan yang akan mereka dapatkan dari taruhannya tersebut. Tanpa disadari, semakin sering mereka berjudi maka kerugian materi yang mereka alami akan semakin besar.

Pentingnya penerapan aturan larangan judi di Indonesia tidak hanya untuk menghindari kerugian materi saja. Ada kerugian yang jauh berbahaya dari sekedar materi, yaitu rusaknya moral dan kepribadian.

Dapat dibuktikan bahwa judi tidak pernah bisa menghasilkan satu pun orang sukses. Yang ada hanya kerugian, kerugian dan kerugian. Karena jauh dari nilai moral dan agama, judi seakan menghilangkan setiap keberkahan pkv games di getprintersolution dari setiap kehidupan manusia.

Anda mungkin sudah mengetahui bahwa tidak sedikit para penjudi yang rela mengorbankan segalanya agar mereka bisa berjudi. Tidak hanya harta benda, mereka rela kehilangan keluarganya sendiri karena berjudi. Tak heran jika aturan larangan judi perlu untuk diberlakukan secara tegas di Indonesia.

Aparat penegak hukum di Indonesia terus berupaya untuk bisa menjalankan tugasnya dalam memberantas perjudian di Indonesia. Sebenarnya, pemberantasan judi ini tidak hanya kewajiban aparat penegak hukum saja. Sebagai warga negara yang baik, kita juga harus berusaha untuk bisa membantu aparat penegak hukum untuk memberantas perjudian di Indonesia.

Di luar itu, menghindari perbuatan judi pun tidak hanya akan meringankan tugas aparat penegak hukum. Dengan melakukan hal tersebut Anda akan diuntungkan, karena setidaknya Anda sudah berusaha agar terhindar dari perbuatan tercela yang nantinya akan sangat merugikan Anda.

Larangan judi secara tegas sudah diberlakukan di Indonesia melalui KUHP pasal 303 dan UU nomor 11 tahun 2008 mengenai pasal UU ITE. Pada kedua pasal tersebut jelas adanya bahwa setiap permainan yang di dalamnya mengandung unsur taruhan akan disebut sebagai sebuah tindak pidana perjudian.

Seperti yang diketahui, judi merupakan budaya di Indonesia yang keberadaanya melanggar norma agama dan hukum negara. Beberapa permainan yang dapat dikatakan sebagai tindak pidana perjudian adalah sabung ayam, adu hewan, taruhan, balapan liar, remi, poker dan permainan taruhan lainnya.

Hal lain yang mendasari larangan judi di Indonesia adalah karena permainannya yang tidak adil karena hanya menguntungkan satu pihak saja. Menang atau pun kalah, mereka para penjudi tetap harus membayar sejumlah uang yang sudah ditentukan sebelumnya.

Jumlah uang yang mereka pasang pada saat taruhan pun tidaklah sedikit. Ini akan menjadi sebuah masalah jika mereka para penjudi sedang dalam masa sulit dimana mereka tidak memiliki uang sepeser pun. Mereka akan melakukan segala cara agar mereka bisa mendapatkan uang, entah dengan berhutang bahkan mencuri.

Masalah lain yang akan dialami oleh para penjudi adalah sifat candu yang dimiliki oleh judi. Judi akan membuat para pemainnya ketagihan dan sulit berhenti bermain. Ini akan menyebabkan terkurasnya harta yang dimiliki oleh para penjudi.

Penerapan aturan larangan judi menjadi hal yang sangat penting dilakukan adalah untuk menekan jumlah penderita gangguan mental. Anda mungkin sudah mengetahui bahwa judi akan membuat para pemainnya merasa tertekan.

Kebutuhan uang untuk bertaruh akan menjadi beban terbesar dari para penjudi. Ini tentu akan membuat pikiran para penjudi menjadi kacau. Jika hal ini berlangsung secara terus menerus, dampak terburuk yang akan mereka alami adalah gangguan kesehatan mental.

Tidak hanya Indonesia, banyak negara lain yang sudah secara tegas memberlakukan aturan larangan judi. Hal ini tentu cukup membuktikan bahwa judi dinilai sebagai sebuah perbuatan yanh sama sekali tidak dibenarkan, baik menurut agama maupun negara.

Pelarangan tersebut ternyata tidak membuat para penjudi kehilangan akal. Teknologi menjadi pemanfaatan terbaik yang mereka pilih untuk menghindari hukum yang diterapkan di negaranya. Saat ini judi bisa dilakukan melalui telepon genggam saja. Hanya bermodalkan internet, para penjudi bisa memuaskan obsesi keuntungan mereka melalui judi online.

Ini membuktikan bahwa larangan judi yang diberlakukan ternyata tidak membuat mereka merasa takut untuk berjudi. Permainan judi yang dilakukan secara online saat ini sudah dilakukan secara terang-terangan. Situs perjudian tersebut semakin mudah untuk diakses oleh masyarakat luas.

Ini tentu akan menghambat kerja para penegak hukum untuk meminimalisir perluasan jangakuan judi ini. Tentu, salah satu alasannya adalah karena sulitnya pemantauan dan penangkapan dari para penjudi tersebut.

Meningkatnya angka perjudian di Indonesia disebabkan oleh gelapnya mata masyarakat akan hukum negara dan agama. Padahal, Undang-undang hukum pidana sudah secara jelas memberlakulan larangan segala bentuk perjudian. Ancaman kurungan penjara 10 tahun ternyata tidak sedikit membuat para penjudi segan untuk berjudi.

Masih terdapat banyak pasal pemberatan lain yang harus ditanggung oleh para penjudi, salah satunya adalah hukuman judi sebagai salah satu tindak pidana kesusilaan. Jelas adanya, judi sangatlah bertentangan dengan nilai moral agama dan negara. Kejelasan ancaman hukuman perjudian ini ternyata sama sekali tidak diindahkan oleh para penjudi.

Pada intinya, penegakan hukum tidak akan berjalan dengan mulus tanpa adanya kesadaran dari para penegaknya. Seberat apapun aturannya, akan sangat mudah untuk diterapkan jika kesadaran timbul dalam diri. Sebagai umat beragama yang menganut norma agama dan negara, sudah sepatutnya aturan larangan judi ini dipatuhi. Tentu, keuntungannya pun akan kembali lagi pada diri Anda sendiri.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *